Yayasan Bina Insani Kediri kembali meneguhkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga penguatan nilai-nilai spiritual dan sosial. Hal ini tercermin dalam pelaksanaan Gebyar Milad ke-29 yang digelar pada Rabu (28/5/2025) dengan mengusung tema “Mengabdi dengan Hati, Berbakti dengan Prestasi”. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh makna, serta bertepatan dengan momentum Idul Adha 1446 H.
Rangkaian acara milad tahun ini menjadi semakin istimewa karena dipadukan dengan kegiatan ibadah qurban. Dalam semangat berbagi dan kepedulian sosial, yayasan menerima serta menyalurkan amanah hewan qurban sebanyak 5 ekor sapi dan 13 ekor kambing. Dari proses penyembelihan tersebut, berhasil didistribusikan hampir 1.000 paket daging qurban kepada guru dan karyawan, serta masyarakat sekitar lingkungan sekolah di wilayah Kweden dan Lirboyo.
Penyaluran qurban ini tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga sebagai bentuk nyata kepedulian sosial dan penguatan ukhuwah antara lembaga pendidikan dan masyarakat. Para penerima manfaat menyambut dengan penuh rasa syukur, mengingat distribusi dilakukan secara merata dan tepat sasaran di lingkungan sekitar yayasan.
Kegiatan milad yang diselenggarakan oleh Yayasan Bina Insani Kediri ini dihadiri oleh seluruh guru dan karyawan, serta tamu undangan yang terdiri dari para pengurus yayasan periode sebelumnya. Kehadiran para pendiri dan pengurus terdahulu menjadi bentuk penghormatan atas perjalanan panjang yayasan selama hampir tiga dekade dalam dunia pendidikan.
Acara diawali dengan khataman Al-Qur’an yang dipimpin secara berjamaah oleh para guru. Suasana religius terasa kuat sejak awal kegiatan, mencerminkan karakter pendidikan berbasis nilai-nilai Islam yang menjadi identitas utama yayasan. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembukaan resmi dan sambutan dari Ketua Yayasan Bina Insani Kediri, Ust. Yudi Prasetyo, S.Sos., M.M.
Dalam sambutannya, Ust. Yudi menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tenaga pendidik dan kependidikan atas dedikasi, kerja keras, dan komitmen dalam menjalankan amanah pendidikan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta terus berinovasi menghadapi tantangan zaman.
“Milad ke-29 ini bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi generasi bangsa,” ungkapnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah dan refleksi yang disampaikan oleh Ketua Pembina Yayasan Bina Insani Kediri, Ust. Dr. Imron Muzakki, S.Psi., M.Psi. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak seluruh guru dan karyawan untuk menjadikan Idul Adha dan Milad sebagai momentum memperdalam makna syukur, pengorbanan, dan keikhlasan dalam mengemban amanah dakwah pendidikan.
Beliau menegaskan agar kita selalu bersyukur baik dalam hati, lisan maupun amalan. Rasa syukur atas keberadaan yayasan berarti menjaga amanah pendidikan dengan kualitas terbaik. dunia pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga proses pembentukan karakter dan nilai-nilai keimanan. Oleh karena itu, setiap pendidik diharapkan mampu menanamkan keteladanan dalam sikap, perilaku, dan pengabdian sehari-hari.
Setelah sesi tausiyah, acara dilanjutkan dengan refleksi kebersamaan yang melibatkan seluruh peserta. Momen ini menjadi ruang introspeksi bersama untuk mengevaluasi perjalanan yayasan sekaligus memperkuat visi ke depan.
Sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng yang dilakukan secara simbolis oleh pembina yayasan. Selanjutnya, seluruh peserta turut berpartisipasi dalam kegiatan penempelan doa dan harapan pada “pohon harapan”, yang berisi cita-cita dan komitmen bersama dalam memajukan lembaga.
Suasana semakin hangat dan penuh makna ketika seluruh guru dan karyawan mengikuti sesi peneguhan komitmen. Pada sesi ini, seluruh elemen yayasan menyatakan tekad untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat kolaborasi, serta menjaga nilai-nilai keikhlasan dalam mengabdi di dunia pendidikan.
Suasana milad semakin meriah dengan adanya kegiatan Virtual Run and Walk 29 KM yang diikuti oleh guru, karyawan, dan peserta dari berbagai unit pendidikan di lingkungan Yayasan Bina Insani Kediri. Kegiatan ini menjadi simbol semangat kebersamaan, kesehatan, dan energi positif dalam menyambut usia ke-29 tahun yayasan.
Pada sesi berikutnya, panitia melaksanakan penyerahan hadiah dan medali kepada seluruh peserta Virtual Run and Walk 29 KM sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan antusiasme dalam memeriahkan milad.
Kegiatan Gebyar Milad ke-29 ini ditutup dengan doa bersama, yang menandai harapan besar agar Yayasan Bina Insani Kediri senantiasa diberikan keberkahan, kemajuan, dan keberlanjutan dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berprestasi.